01  August  2007

Menggali Potensi Anak Sejak Usia Dini

Penulis: Jumiarti Agus, Ph.D
ISBN: 978-979-16415-0-0
Penerbit: Aku Cinta Indonesia (ACI)
Tahun Terbit: 2007
Ukuran: 13 x 18 cm, xii + 172 hlm
Harga: Rp. 30500
Diskon: (15%) Rp. 25925

Buku ini menuturkan bagaimana berkomunikasi dengan anak dan menggali kemampuan komunikasi anak. Bagaimana memanfaatkan TV untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas dan inovasi anak. Juga kiat mengatasi bila anak sudah kecanduan TV. Semuanya berdasarkan pengalaman nyata penulis dengan anaknya. Ditulis berdasarkan pengamatan penulis terhadap buah hatinya, Najmi. Najmi belum 5 tahun tapi sudah menampakkan bakat dan kecakapannya. Semua ilsutrasi yang ada dalam buku ini adalah karyanya, mulai dari sampul sampai isi.

Kata kunci: , ,

One Response to “Menggali Potensi Anak Sejak Usia Dini”

Jumiarti Agus:

Tanggapan untuk buku How to Explore Your Child’s Ability (HEYCA)
(Menggali Potensi Anak Sejak Usia Dini)

1. Tanggapan dari Mba Helwy
“Saya baca buku mba Jum, wah jadi termotivasi untuk banyak hal positif yg ada di dalam buku itu. Saya kagum deh, salam kenal ya dan saya add jadi contact saya biar bisa ikutin terus postingan mba.”

2. Tanggapan Mba Dina
“Menggali Potensi Anak Sejak Usia Dini”, judul yang begitu menggelitik, membuat penasaran orang bila ada di toko buku untuk segera mengetahui apa isi dari judul tersebut. Buku kecil ini bagus untuk dibaca dan dimiliki oleh orangtua yang mempunyai anak-anak. Dan yang menakjubkan buku ini di tulis oleh mba Jum teman kontak saya di MP dengan alamat http://jumiartiagus.multiply.com/. Sungguh luar biasa di tengah kesibukan beliau sebagai peneliti masih sempat menulis buku yang bermanfaaat bagi para orangtua.
Seperti yang dituturkan dalam tulisanya mba Jum mempunyai harapan untuk mewujudkan kepedulianya terhadap anak-anak Indonesia, dalam rangka menciptakan anak-anak yang berpotensi di masa depan.
Buku ini ditulis, setelah beliau mengeksplorasi putri tercintanya Najmi, dengan jeli dan teliti beliau tulis tahap demi tahap tumbuh kembang putri tercintanya tersebut. Tulisan ini disuguhkan sebagai bukti dan hasil dari eksplorasinya.
Apa untungnya mengeksplorasi bakat anak? mba Jum menuturkan bahwa bakat atau potensi anak tidak muncul begitu saja namun melalui proses yang panjang, semakin dini potensi anak dieksplorasi oleh orangtua, akan semakin mudah mengatur, membina dan mendidik anak, dengan harapan menjadi anak yang selalu berkarya. Dalam buku ini juga ditulis bagaimana cara mengekplorasi potensi anak itu secara gamblang dan jelas dengan data-data yang disuguhkan, serta photo-photo kegiatan Najmi di tulis secara detail.
Tidak akan rugi kalau membeli buku ini, di dalamnya penuh muatan berisi cara-cara berkomunkasi yang baik dengan anak dan bagaimana Mba Jum berkreativitas di hadapan Najmi, sehingga Najmi akan meniru dan mengerti apa yang diinginkan oleh bundanya.
Ternyata buku ini betul-betul tidak membosankan dan tidak mebuat jenuh untuk dibaca, karena rasa penasaran akan terjawab dengan seksama. Buku ini diterbitkan oleh Aku cinta Indonesia Publishing, banyak dijumpai di Gramedia. Dan yang utama ada teman-teman MP yang diabsen sebagai ucapan trimakasihnya, teramasuk saya he he he (numpang beken).
Yang patut diacungin jempol, cover bukunya digambar oleh Najmi, sungguh kerjasama yang hebat antara ibu dan anak.Buat yang di Jepang mungkin bisa langsung tanya ke Mba Jum bagaimana cara mendapatkan buku ini.

3. Menurntik wrote on May 9
“Salam kenal, Ibu Ijum. Saya Dion, tinggal di Jakarta. Saya tertarik untuk membuka blognya Ibu, karena tadi saya membeli bukunya Ibu yang judulnya How to Explore Your Child’s Ability di Gramedia. Buku yang sangat bagus. Membuka pikiran saya. Nice to know you, Ibu.”

4. Sadarzakat wrote on Mar 28
“Assalamu’alaikum mba Ijum.. Salam kenal..salam silaturahmi. Subhanallah luar biasa karya-karyanya. Sukses terus ya mba. amiin.” Widya. http://www.rumahzakat.org

5. Fulldays wrote on Jan 19
“Assalamu’alaikum mbak Ijum, semoga baik-baik saja yah kabarnya, amin. Sara denger-denger lagi pregnant yah, :D asik Najmi dikasih ototochan yah :D. Semoga semuanya dimudahkan ALLAH, kapan-kapan mampir lagi deh. Udah tengok ACI-nya bukunya juga dah dibeli. Oke banget deh, jadi termotivasi.”

6. Indwi wrote on Aug 25, ‘07
“Haloo mbak Ijum, apa kabar? Udah lama banget rasanya saya tidak berkunjung ke sini. Saya mau cerita dikit nih tentang Nabil, abis saya sangat terkesan. Gini, waktu Sabtu lalu, saya tiba-tiba harus presentasi di depan orangtua mahasiswa baru, padahal saat itu saya ke kantor niatnya cuma melihat-lihat kegiatan aja, jadi Nabil saya ajak. Weleh… sempet panik juga. Alhamdulillah, begitu ada di depan ruang kelas, Nabil anteng menggambar di papan tulis. Kebetulan waktu itu ada spidol. Bener deh, mbak Ijum, begitu anak punya kegiatan sendiri, maknya jadi enak… hehehee thanks a lot ya Mbak..”

7. http:www/mmip.multiply.com
“Alhamdulillah dah beli bukunya kemaren pas sholat jumat di mesjid Istiqomah ..sepertinya baru dateng….makasih ya mba…semoga sukses dunia akhirat.”
“Jadi semakin teliti mengamati gerak-gerik si kecil asa kami (Masayu Asiyah).”

8. Nola FK
“Uni Jum (La minta maaf sebelumnya, panggilan ini gak terlalu lancang kan Ni??), Saya Nola, Kimia angkatan 2002. Sebenarnya sudah lama La ingin nulis email ke ni Jum. Sudah sejak beberapa bulan yang lalu, setelah La membaca 2 buah buku ni Jum (La dapat bukunya dari seorang teman di kampus, waktu akan mengikuti International Seminar yang diadakan kimia UNAND November 2007 lalu).”
Hingga pada beberapa minggu yang lalu, La lihat buku “MENGGAPAI CITA DALAM CINTA: WHY NOT?” di Gramedia Matraman Jakarta. Waktu orang-orang melihat buku tersebut, ingin sekali La berkata, “Hey.. penulis buku itu alumni kimia UNAND lho…”
“Hehe.. ada perasaan bangga tiba-tiba menyusup. Terus terang, La suka buku ni Jum, terutama “HOW TO EXPLORE YOUR CHILD’S ABILITY”. Bagus! ! La sangat tertarik dengan metoda ni Jum dalam mengamati perkembangan anak dan ‘mendokumentasikannya’ menjadi “Catatan Perkembangan Najmi”.
La jadi teringat, hal serupa juga pernah dilakukan seorang ulama besar Islam yang melegenda, Imam Hasan Al.Bana. Sebagai orangtua, beliau juga pengamat yang baik. Dan menurut sebuah buku, beliau adalah ayah yang mencatat perkembangan anak secara detil. Bahkan setiap anak memiliki file-nya masing-masing.
Jadi.., yang ingin La katakan, “buku ni Jum hebat!!”.
Semoga dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi orangtua dan calon orangtua dalam mendidik anak. Karena La sangat yakin dan juga sudah membuktikan, bahwa peran keluarga -terutama ibu- berpengaruh sangat significant bagi pembentukan “karakter dan potensi” seorang anak.
Sekian dulu ya ni Jum, maaf jika ada tulisan La yang kurang berkenan.
Wassalam,
Nola FK
02-0607

9. http://cicirahardjo
Buku ini menjadi inspirasi saya juga, seperti gambar-gambar Najmi yang selalu disimpan rapi lalu dipajang, dan lain sebagainya. Salma anak saya suka sekali menggambar, setelah saya membaca buku ini, langsung saya pajang sebagian gambarnya dan sebagian saya input di multiply saya. Thanks mba Jumiarti Agus.

10. Tanggapan Uni Nengsi/Alumni Senior Kimia Andalas
Buku yang luar biasa, tidak mengada-ngada berdasarkan keseharian dengan anak, yang betul-betul Ijum perhatikan mulai dari hal-hal yang sekecil-kecilnya. Ijum sangat beruntung punya anak seperti Najmi, atau bisa juga Najmi sangat beruntung punya ibu seperti Ijum. Ijum sudah miliki surga dunia… Tanpa harus terbebani dengan bekerja untuk menambah penghasilan keluarga…
Uni sangat bangga dengan Ijum dan berharap kalau bisa dulu seperti Ijum untuk mendidik anak-anak. Namun uni tidak punya waktu cukup banyak untuk berbuat seperti Ijum… Memang begitulah seharusnya seorang ibu dalam mendidik dan membesarkan anak-anak sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas. InsyaAllah.
Barangkali, kalau Ijum dan suami bekerja di Indonesia, tidak akan dapat berbuat seperti itu; karena gaji di Indonesia yang pas-pasan dan kondisi masyarakat mayoritas Islam yang tidak memberikan contoh yang benar, akan merusak pikiran dan referensi anak. Kalau di negara yang minoritas Islam, kita bisa katakan bahwa agama kita tidak seperti itu, dan harus begini, jadi anak-anak memang merasakan mereka berbeda dalam hal prinsip/aqidah. Tapi kalau di Indonesia, mereka ada perbandingan, kenapa si A,B, si C bisa ? Padahal sama-sama Islam…(big..big question). Ini uni alami sendiri dengan si kecil, ketika dari TK, SD pakai jilab, waktu pindah ke SD, dia bilang kenapa teman-temannyanya tidak pakai jilbab, dan kenapa tidak sholat dsbnya….padahal sama-sama Islam.

Wassalam
Uni Nengsi

11. Komen dari Elin
“Oh,..ya Mbak Ijum,…pa kabar Najmi,..membaca tulisan Mbak Ijum di bukunya,..melukiskan betapa Mbak Ijum sangat sayang sama Najmi,…anakchan…”
“Semoga Najmi kelak menjadi muslimah yang berbakat yang senantiasa diridhoi Allah,..amin.”

12. Komen dokter Ani (member Fahima)
Jazakillah khoir ya bukunya, sangat mencerahkan sekali.

13. Rina Fitriana (Editor)
“Buku yang sangat bagus yang belum pernah saya temukan di toko buku. Baru saja saya membacanya saya sudah larut dengan pesan-pesan yang disampaikan oleh penulis. Saya sangat betah membacanya, banyak ilmu yang saya dapatkan.”

14. Benny Rhamdany (Chief editor Mizan)
“Bukunya bagus, saya senang mengeditnya, banyak manfaat yang bisa saya ambil.”

15. Yessi Nirwana (Ibu muda satu anak, member Fahima)
“Bukunya inspiratif… benar-benar cocok untuk ibu-ibu muda (seperti saya ini)..”
“Terus mengenai tantrum pada balita, memang mesti disiasati ya. Mesti banyak komunikasi, orangtua ga egois, dapat jadi tumpuan anak dll. Wah, benar-benar dunia baru bagi saya…”
“Saya banyak dapat pelajaran dari buku ini. Tapi, saya masih belum tau gimana caranya menghadapi tantrum pada anak umur 1 tahun…”

16. Laxita wrote on Aug 14, ‘07
“Dear Bunda Ijum, bukunya memang baru setengahnya yang kebaca. Menurutku buku ini sangat bermanfaat, terutama buat para calon ibu or ibu muda. Kelebihan terbesar adalah buku ini ditulis berdasar pengalaman nyata dari penulis, contoh-contoh yang dibeberkan dalam buku bisa jadi sample bagus untuk coba diaplikasikan. Buku ini termasuk ringan, jadi pembaca pasti mudah menangkap isinya.”
Oh ya bunda Ijum, kalo boleh aku nanya, di percakapan antara bunda dan Najmi sering memakai kata ganti “anak” dan “mami anak”, itu asalnya dari mana bunda?”

17. Nzarno wrote on Jul 19, ‘07
“Masih lagi baca Mbak Jum belum selesai semua, biasalah semua serba sambilan hee..sejauh yang sudah dibaca bagus isinya mbak, dan bisa jadi referensi buat saya kekurangannya apa ya ntar deeh baru baca setengah….semoga sukses terus untuk buku berikutnya ya Mbak Jum…”.

18.http://dewinthaocean.multiply.com/reviews/item/9/How_to_Explore_Your_Child_Ability_Jumiarti_AgusPh.D
“Pertama kali aku ketemu mupltiply-nya mbak Jum ini… jadi inget waktu aku di Jepang… anaknya hampir seumur dengan Natha… tapi pengalaman dia untuk meng-explore bakat Najmi memang perlu dicontoh… aku sudah menerapkan beberapa hal yang beliau terapkan juga pada Najmi (5 tahun).”
“Buku ini layak disimak deh.. terutama untuk para orangtua yang ingin meng-explore bakat anaknya sedari kecil.. karena bakat yang telah ditemukan sejak kecil.. sangat menghemat energi.. juga menambah kepercayaan diri anak… secara optimal.. Maka diperlukan kejelian ortu untuk mengembangkan dan mengarahkan anaknya sesuai bakat dan kemampuannya.. Jangan sampai kita memboroskan energi untuk memaksakan keinginan kita sebagai ortu… padahal anak kita sama sekali tidak berminat atau berbakat dalam bidang yang disukai ortunya itu..”

19. Maisyuroh Maifajarnovi
“Assalamualaikum”
“Saya dah baca buku ” How to Explore Your Child’s Ability” bagus!”
“Anaknya baru satu ya bu?”

20. Indriati Soraya pada 19:30 12 Maret 09
“Dear mba Jum. Saya sudah baca bukunya. Inspiratif sekali! Sampai saya mencari lagi adakah buku lain dari mba Jum? Terima kasih atas sharing informasinya dan appraval FB-nya luar biasa!! ganbatte ne :)”

Sumber:http://jumiartiagus.multiply.com/journal/item/176/Mohon_tanggapan_buku_1_bagi_yang_sudah_membaca
Hanya komentator 11 & 17 yang dikenali langsung, mereka adalah adalah adik kelas saya dan isteri teman di TIT (Tokyo Institute of Technology). Pembaca yang lain adalah kenalan baru, alumni dan sahabat/pembaca blog saya di dunia maya. Terimakasih atas semuanya.

salam
penulis
Jumiarti Agus

Leave a Reply