Harry Potter Is Back!: Harry Potter dan Kiat-kiat Bisnis-Manajemen
Penulis: Tom MorrisPenerjemah: Mutia Dharma, Anita Hairunnisa
ISBN: 978-979-17758-0-9
Penerbit: Quacana
Tahun Terbit: 2008
Ukuran: 13,5 x 20 cm, 408 hlm
Harga: Rp.
Diskon: (10%) Rp. 58500
Di tengah presentasi Tom Morris secara spontan menyimpang dari bahan yang sudah direncanakan dan bicara tentang Harry Potter menghadapi situasi yang penuh tantangan… Tanggapan dari dari ruangan yang terdiri dari orang-orang sukses sangat cepat dan fenomenal… “Itulah saat pertama saya mengetahui bahwa ada sesuatu dalam kisah Potter yang bergema luas bersama kita semua melalui dunia bisnis dewasa ini,” katanya. Di tangan Tom Morris, Harry Potter menjadi CEO General Electric, sebuah perusahaan kelas atas dunia. Apa jadinya jika Harry menjadi pemimpin perusahaan? Kiat-kiat bisnis, manajemen, dan kepemimpinan apa yang bisa kita ambil. Ikuti petualangan barunya.
Buku ini mampu menyuntikkan kearifan dibalut dalam kisah yang mengasyikkan… Buku ini akan mendesak daya kreatif anda secara tidak terduga… beberapa hal yang mengejutkan akan terjadi dalam diri Anda. (Hernowo, penulis Aku Ingin Bunuh Harry Potter)
Gw dah beli buku ini! Jangan ngaku penggemar Harry Potter kalau belum baca buku ini!
Gw gak nyangka, ternyata cerita Harpot itu mengandung wisdom2 yg penting banget utk bisnis & leadership.
Di tangan Tom Morris, gw jadi bisa dapetin pelajaran2 penting dari cerita2 HP yg biasanya cuma gw nikmatin keseruannya aja.
Biasanya gw males banget baca buku-buku kiat bisnis-manajemen, walau sebenernya gw perlu. Tapi karena gw suka serial karangan JK Rowling itu, gw coba baca yg ini. Asyik! Gw bisa dapetin kiat-kiat bisnis-manajemen sambil menyelami lagi kisah-kisah Harpot.
Aku ini penggemar Pak Hernowo lho. Pas aku lihat ada buku yg dikasih pengantar Pak Her, aku langsung beli. Jaminan mutu tuh!
Sebagai “sesepuh”-nya orang buku, mana mungkin Pak Her memuji sebuah buku kalo buku itu jelek.
Legian kan Pak Her sendiri udah nulis buku tentang Harry.
Aku belum baca sih bukunya, it better be good seperti kata Hardy Kelso.